Lowis Owien Dokter Yang Dipolisikan Karena Tak Percaya Covid

Fonetekno.com Berjumpa kembali bersama mimin yang punya kawasan, pada hari ini mimin akan mengulas sebuah pembahasan tentang Lowis Owien Dokter Yang Dipolisikan Karena Tak Percaya Covid yang baru-baru ini menjadi perbincangan di publik.

Berikut profil Lois Owien, dokter yang ditangkap polisi karena pernyataaanya yang tidak percaya Covid-19. dr.Lois menjadi perbincangan setelah dirinya mengisi talkshow yang dipandu Hotman Paris, Jumat (9/7/2021).

Dalam acara itu, dr.Lois menyatakan tidak percaya Covid-19. Ia juga menyebut kematian pasien Covid-19 bukanlah karena virus Corona, tetapi akibat interaksi obat. Setelah ramai menjadi perbincangan, dr.Lois akhirnya ditangkap aparat Polda Metro Jaya, Minggu (11/7/2021).

Kasus dr.Lois kemudian dilimpahkan ke Bareskrim Polri. Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan, menyatakan hingga Senin (12/7/2021) siang, dr.Lois masih diperiksa.

Lowis Owien Dokter Yang Dipolisikan Karena Tak Percaya Covid

Lowis Owien Dokter Yang Dipolisikan Karena Tak Percaya Covid

Status dr.Lois pun masih sebagai terperiksa. “Jadi masih mengamankan dulu, masih dalam pemeriksaan,” kata Ahmad Ramadhan. Ahmad mengungkapkan penyidik memiliki waktu 1×24 jam terhitung sejak waktu penangkapan untuk tentukan nasib dr.Lois.

Kan penangkapan itu 24 jam. Jadi dari jam 4 sore kemarin sampai 4 sore ini nanti bagaimana menentukan,” tukasnya. Adapun dr.Lois salah satunya diduga melanggar pasal tentang UU 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

Baca Juga : Video Terbaru Cut Tari Full Video

Profil dr.Lois

Dokter Lois

Tak banyak informasi tentang profil dr.Lois. Merujuk akun Facebooknya, Lois Owienn (dokter Lois), dr.Lois tinggal di Jakarta. Dalam biodatanya itu, ia menuliskan lulus dari jurusan kedokteran Universitas Kristen Indonesia pada 2000. Ia juga menuliskan keterangan anti aging medicine. Hal ini tidak hanya tertulis di bio akun Facebooknya, tetapi juga tertulis di bio akun Twitternya, Lois Owien.

Untuk diketahui, anti aging medicine adalah cabang ilmu kedokteran dan kedokteran terapan yang berguna untuk mengobati penyebab penuaan dan bertujuan untuk mengurangi penyakit terkait usia. Merujuk bio akun Twitternya itu, setelah lulus dari Universitas Kristen Indonesia, dr.Lois melanjutkan pendidikannya dalam bidang anti aging medicine di Malaysia.

Diketahui, bidang keilmuan tersebut belum diakui sebagai bidang keilmuan dokter spesialis, melainkan hanya setara S2 di Indonesia. Aktif di Medsos, Sebut Covid-19 Tidak Nyata dr.Lois getol menyampaikan Covid-19 tidaklah nyata.

Hal itu terlihat jelas dari postingan di akun Instagramnya, @dr_lois7. dr.Lois sangat aktif mempostingan di Instagram pribadinya. Pendapat-pendapatnya dimana ia tidak percaya Covid-19 sudah ia posting sejak tahun lalu.

Bukan Anggota IDI, STR Sudah Kedaluarsa

Dr.Lois dipastikan bukan anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Hal itu diungkap oleh pegiat Covid-19, dr.Tirta Mandira Hudhi, yang mengaku sempat dikontak oleh dr.Lois Owien. Lewat unggahan di Instagram dr.Tirta juga menyatakan, dr.Lois tidak terdaftar sebagai anggota IDI.

Ibu ini mengaku sebagai dokter. Setelah dikonfirmasi ke Ketua IDI Pusat, dr Daeng, dan saya konfirmasi ke Ketua MKEK, beliau mengatakan bahwa dr Lois tidak terdaftar di anggota IDI,” kata dr.Tirta. Lebih lanjut, dr Tirta menjelaskan, seluruh dokter di Indonesia harus tergabung dalam IDI.

Oleh karena itu, ia mempertanyakan status dokter Lois. Apalagi Surat Tanda Registrasi (STR) dr.Lois juga disebut tidak aktif sejak 2017.

Baca Juga : New Viral Video Bangladesh ভাবির ভাইরাল ভিডিও 7 Minute 53 Second

Ibu Lois tidak menangani pasien pandemi, baik menjadi relawan ataupun praktik,” bebernya.
Ibu Lois sudah mendapatkan dokumentasi di berbagai laman media sosialnya sebelum dihapus, kedapatan menghina dan memaki, menggunakan kata kotor dan kasar kepada beberapa dokter,” imbuhnya.

Kepastian dr.Lois bukan anggota IDI juga dibenarkan oleh Ketua Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI), dr.Pukovisa. Disampaikan keanggotaan yang bersangkutan di IDI sudah kadaluarwarsa. “Iya memang sudah lama tidak aktif menjadi anggota IDI,” ujarnya.

Itulah perihal yang terjadi kepada dr.Lois sehingga ia ditangkap oleh polisi dan aparat setempat.

Akhir Kata

Demikian pembahasan mengenai judul di atas, semoga ulasan ini dapat bermanfaat dan semoga kita bisa bertemu kembali dalam pembahasan yang lain.
Sekian dari mimin, terimakasih banyak sudah berkunjung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.