Dampak dan Manfaat Teknologi 5G Yang Harus Diperhatikan

Fonetekno.com Bertemu lagi dengan mimin The Only One disini, kali ini mimin akan mengulas tentang sebuah pembahasan yaitu Dampak dan Manfaat Teknologi 5G Yang Harus Diperhatikan karena mungkin sebagian orang belum menyadari akan hal tersebut yang akan berpengaruh besar dalam kehidupan kita sehari-hari.

Meski era 5G baru beberapa pekan menyapa Indonesia, kedatangan 5G tersebut akan mendorong perubahan perilaku pengguna smartphone di Indonesia. Ericsson menyebutkan konektivitas sudah menjadi kebutuhan mendasar di era digital seperti sekarang, baik untuk kelangsungan bisnis saat bekerja atau belajar online seperti pandemi COVID-19 saat ini.
Baca Juga:

Berdasarkan Ericsson ConsumerLab, The Future Urban Reality, konsumen rata-rata online selama tiga jam lebih lama setiap harinya atau sekitar 8 jam 45 menit per hari. Lebih dari separuh waktu yang digunakan untuk online dilakukan melalui smartphone.

Country Head Ericsson Indonesia Jerry Soper menuturkan Untuk mengatasi pertumbuhan data yang cepat dan mengurangi biaya per GB, kita memerlukan teknologi yang lebih baik dan transisi ke teknologi 5G dengan mudah dan lancar. “Teknologi 5G yang cepat, andal, dan responsif, akan membuka peluang transformatif baru bagi Indonesia,” ucapnya.

Selain itu, di Indonesia, Ericsson mengungkapkan, sudah ada landasan kuat untuk penerapan 5G. Ada 19% pengguna smartphone di perkotaan yang mendukung 5G, di mana sekitar lima juta pengguna akan beralih ke 5G dalam dua tahun pertama setelah jaringan 5G tersedia secara komersial.

Beberapa Dampak dan Manfaat Teknologi 5G Yang Harus Diperhatikan

Dampak dan Manfaat Teknologi 5G Yang Harus Diperhatikan

Saat ini pun, pengguna device 5G-ready sudah menghabiskan waktu untuk aplikasi AR selama tiga jam lebih banyak per minggu dan pada enhanced media 1,5 jam lebih banyak per minggu dibandingkan dengan pengguna 4G. Pada 2025, konsumen di Indonesia diperkirakan akan menghabiskan 7,5 hingga 8 jam seminggu untuk cloud gaming dan aplikasi AR atau VR.
Baca Juga:

Dampak pandemi juga telah meningkatkan kebutuhan akan 5G dengan kualitas lebih baik di dalam ruangan. Dengan minat tinggi terhadap home broadband 5G dan 25% pengguna menganggap Akses Nirkabel Tetap (Fixed Wireless Access/FWA) sangat relevan, FWA menjadi peluang besar untuk 5G di negara ini.

Calon pengguna awal (early adopter) 5G di Indonesia pada dasarnya mencari tiga hal, kecepatan lebih tinggi, jaringan yang terpercaya, dan inovasi. 4 dari 5 mengharapkan kecepatan 5G lebih tinggi sementara sekitar 3 dari 5 mengharapkan jaringan aman.

Pada saat sama, konsumen bersedia membayar 50% lebih banyak untuk paket 5G, yang digabung dengan layanan digital, misalnya, 70% berpendapat bahwa pengalaman olahraga dan konser di lokasi langsung (in-venue) 5G sepadan dengan uang yang mereka keluarkan.

Dengan kata lain, peningkatan pendapatan terbesar untuk penyedia layanan komunikasi masih akan didapatkan dari penggabungan layanan digital dengan tarif 5G untuk meyakinkan konsumen tentang nilai platform jaringan 5G. Ericsson sebagai perusahaan teknologi global, akan terus berinvestasi dalam inovasi teknologi 5G dan membangun ekosistem 5G mendukung transformasi digital di Indonesia.

“Sejalan dengan program pemerintah untuk mempercepat transformasi digital di Indonesia, kami, Ericsson, berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah guna memperluas jangkauan dan kapasitas jaringan yang kuat seraya memastikan Indonesia tetap terdepan dalam pengembangan 5G,” pungkasnya.
Baca Juga:

Dampak dan Manfaat Teknologi 5G di Indonesia

Telkomsel menjadi operator seluler pertama yang resmi meluncurkan layanan 5G di Indonesia. Lalu diikuti oleh Indosat Ooredoo yang lagi mengurus Uji Laik Operasi (ULO) untuk 5G dan terbaru, yakni Smartfren yang sedang gencar-gencarnya berencana menyiapkan layanan 5G di Indonesia.

Begitu besar antusiasme operator seluler dalam memboyong layanan 5G ke Indonesia. Lantas apa saja manfaatnya untuk kehidupan sehari-hari? Apakah kita harus menggunakan jaringan generasi terbaru ini?

Berikut manfaat 5G untuk kegiatan sehari-hari.

  1. Kerja Jadi Lebih Efisien
    Mengingat sistem kerja work from home (WFH) sedang diberlakukan, hal ini memaksa masyarakat harus memiliki jaringan internet yang cepat. Bila tidak, aktivitas mengirim data akan terasa lebih lama.

Kalian pasti tidak ingin ketika mengupload file ke Google Drive, harus menghabiskan waktu hingga berjam-jam. Maka, layanan 5G hadir untuk membuatkan terasa lebih cepat. Kecepatan jaringan 5G digadang-gadang 10 hingga 20 kali lebih cepat dibandingkan 4G. Bahkan beberapa ahli memperkirakan 5G bisa 100 kali lebih cepat dibandingkan kecepatan 4G.

  1. Meeting atau Sekolah Online Lancar
    Berbicara kecepatan, 5G mampu menghadirkan peak data rate hingga 20Gbps atau sekitar 20 kali lebih tinggi dari peak data rate milik 4G. Layanan 5G juga memiliki latensi yang begitu rendah yaitu 1ms, atau 10 kali lebih rendah dari 4G.

Dengan kemajuan yang dimiliki 5G, waktu respon dikurangi hanya beberapa milidetik. Jadi selain memberikan kualitas tinggi saat menikmati VR dan AR, layanan 5G dapat bekerja dengan baik secara real-time ketika penggunaannya pada konferensi video.

Kegiatan meeting dengan teman kantor atau sekolah online bersama guru menjadi lebih lancar. Tidak perlu khawatir lagi dengan jaringan yang rendah dan ms yang besar.

  1. Kebutuhan Hiburan Lancar
    Terlepas dari kegiatan sekolah dan kantoran, masyarakat Indonesia juga membutuhkan hiburan yang mengandalkan kecepatan internet. Beberapa aktivitas seperti melihat video di Youtube, dan film di layanan online, Netflix.

Dengan kecepatan yang dimilikinya, masyarakat tidak perlu takut buffering ketika membuka Youtube atau Netflix. Hal ini pun sudah dibuktikan oleh Vivo saat perhelatan MWC 2021, di mana konten dengan kualitas 8K pun dapat dinikmati dengan lancar tanpa ngelag.

Belum lagi kecepatan 5G tembus hingga 20Gbps, 20 kali lebih cepat dibandingkan 4G. Di mana hanya butuh waktu tiga detik saja untuk mendownload.

  1. Main Game Bebas Latensi
    Perkembangan game online, khususnya mobile sudah sangat menjamur di Indonesia. Ekosistem esports telah menarik minat masyarakat untuk menjadi pemain profesional.

Mengingat ini merupakan game online, maka dibutuhkan kecepatan internet yang super cepat. Maka dari itu, 5G kerap disebut sebagai game-changer dalam teknologi jaringan mobile. Karena poin penting dalam kelancaran bermain game online yakni latensi yang rendah. Di mana layanan 5G hadir dan membawa latensi yang rendah, hingga 1ms, 10 kali lebih rendah dari 4G.

Oleh sebab itu, game online mobile pun akan menjadi lebih lancar ketika dimainkan. Namun ada beberapa hal yang mesti diingat, bahwa setelah kecepatan internet, ada faktor lain yang harus diperhatikan agar bermain game online semakin lancar, seperti spek handphone yang dimiliki.

Nah, itulah pembahasan kita pada kesempatan kali ini, semoga informasi ini dapat bermanfaat dan tetap jaga kesehatan meskipun harus selalu beraktifitas di tengah-tengah pandemi covid-19 ini sob.
Baca Juga:

Akhir Kata

Demikian pembahasan mengenai judul di atas, semoga ulasan ini dapat bermanfaat dan semoga kita bisa bertemu kembali dalam pembahasan yang lain.
Sekian dari mimin, terimakasih banyak sudah berkunjung.
Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.